Renungan Wahyu 2:5
Wahyu 2:1-7
Sebab itu ingatlah betapa dalamnya
engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan.
Jika tidak demikian Aku akan datang kepadamu dan akan mengambil kaki dianmu dari
tempatnya, jika engkau tidak bertobat. 5
Meninggalkan kasih mula-mula
Dalam pasal ini berbicara mengenai jemaat Efesus yang tidak lagi mencintai
Allah, mereka telah meninggalkan Allah. Kota Efesus adalah sebuah kota terbesar
yang berada di daerah Asia kecil. Kota Efesus adalah kota yang subur dan juga kota
yang mengalami perkembangan yang sangat pesat tidak hanya itu jemaat Efesus pun
menjadi jemaat yang paling terkemuka dari ke 7 jemaat. Dalam ayat sebelumnya jemaat Efesus ini sanagt
di puji oleh Tuhan karena perbuatan baik yang mereka lakukan, tidak hanya itu Tuhan
juga memuji mereka, karena mereka termasuk jemaat yang bertahan dan bersabar dalam
penderitaan akibat pengniayaan yang dilakukan kaisar Nero pada saat itu. Namun pada
ayat-Nya yang ke-5 justru di situ tertolak belakang dengan pujiaan yang sebelumnya.
Mereka telah meninggalakn cinta mereka yang mula-mula. Yang awalnya mereka sanagt
berkobar dalam melayani tuhan, dan melakukan ritual-ritual Ibadah, namun kini cinta
mereka telah menghilang. Mereka tidak lagi seperti dulu yang cinta dan mengikuti
ajaran Tuhan, kini mereka telah berpaling dari pada Tuhan.
Yang menjadi pertanyaan kita dalam pasal ini ialah apa yang menyebabkan
mereka meninggalkan kasih yang mula-mula itu? Kita ketahui bersama bahwa Efesus
adalah kota besar, dan bukan saja kota besar.
Efesus juga termasuk kota yang subur karena disana ada gunung berapi. Karena
kota itu adalah kota yang memiliki gunung berapi dan setiap tanaman mereka selalu
subur, maka itulah yang membuat mereka meninggalkan Tuhan. mereka merasa bahwa mereka
sudah memiliki segalanya, sehingga Tuhan dilupakan. Bagi mereka yang utama adalah
hasil panen mereka dan mereka dapat menikmatinya dengan sehingga Tuhan bagi mereka
itu tidak lagi ada. Kebenaran Firman ini tidak hanya di tujukan kepada jemaat Efesus
saja, namun Firman ini juga berlaku bagi kita pada saat ini. Melalui renungan ini
kita diingatkan kembali agar kita tidak meninggalkan cinta kita yang mula-mula,
melainkan kita terus membubuhi atau menyerupai agar terus bertumbuh akan pengenalan
yang baik akan Allah.
Teruslah Sirami cinta
mula-mula agar terus bertumbuh dan berbuah
Komentar
Posting Komentar