Mazmur 52:1-11
Pemazmur dalam nats ini menulis ketika ia berada dalam situasi yang sangat sulit karena dikejar-kejar oleh Saul. Tidak hanya itu Yang dialami Daud bukan hanya suatu masalah, melainkan Daud juga terus berusaha mencari cara untuk terus berlindung karena pada saat itu bukan saja Saul yang mengejarnya, tetapi Doeg juga berusaha untuk menghancurkan hidup Daud, yaitu dengan memberitahukan tempat dimana Daud bersembunyi. Namun dari renungan ini saya secara Pribadi sangat tertegur dari sosok seorang Daud, mengapa ? karena di dalam situasi yang ia alami, Daud masih berusaha untuk tidak terpengaruh dengan keadaan yang ada. Ia tetap memiliki hati yang tekat atau berkominten untuk tetap seperti pohon Zaitun, artinya bahwa ia tetap berpegang teguh kepada Allah apa pun yang terjadi.
Hal seperti ini sering kali terjadi dalam
kehidupan kita bukan ? ketika masalah ada di depan mata kita, kita tergiur
untuk melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan ajaran Firman Tuhan,
artinya kita sering terkeco dengasn keadaan lingkungan yang ada disekitar kita.
Tetapi berbeda dengan Daud, Daud dalam keadaan apa pun ia tetap berpegang tegu
kepada Allah. Daud mau seperti pohon
Zaitun, yang menjadi pertanayaan kita ialh mengapa Daud mau seperti pohon
Zaitun? Pohon Zaitun adalah pohon yang memerlukan waktu yang lama bertumbuh,
sehingga bisa menjadi pohon yang kuat dan bisa menghasilkan buah yang banyak.
Hal seperti inilah di ingini oleh Daud. Daud mau melewati proses pebentukan
bersama Tuhan meskipun waktunya snagat panjang. Daud mau bertumbuh sedikit demi
sedikit dan menikmati proses bersama Tuhan, sehingga suatu kelak bisa mencapai
kesatuan Iman dan pengetahuan yang benar bersama Tuhan.

Komentar
Posting Komentar